selamat datang sahabat-sahabat yang peduli pendidikan..

Ada Untuk Berbagi,.
Terlahir untuk berproses...
Salam Pendidikan Berkualitas...

Selasa, 22 Maret 2011

Menciptakan Peluang Usaha ( Dapur Cilik)

TUGAS MANEJEMEN PEMASARAN DAN JASA PENDIDIKAN
Nama : Tuti Alfiani
Jurusan : MP non regular 2009
NIM : 1445096092

Jenis Usaha : Kursus Memasak bagi Anak-anak

Nama Usaha : “ Dapur Cilik “

Latar Belakang Usaha :

Anak-anak adalah aset yang tidak ternilai harganya. Dalam rangka memberikan pendidikan yang baik bagi anak-anak terutama dalam upaya pengembangan potensi, minat, bakat dan kreativitas anak ada banyak cara yang dapat dipilih oleh orang tua. Pada dasarnya anak-anak sangat hobi sekali bermain dan berkreativitas. Oleh karena itu, orangtua harus pandai dalam memilih cara agar bagaimana dalam suasana bermain anak-anak masih mau untuk belajar dan dapat memanfaatkan waktu luang dengan baik. Tidak sedikit anak-anak yang bosan memanfaatkan waktu luang atau waktu berlibur dengan bermain di rumah, jalan-jalan ke mall, jalan-jalan ke tempat rekreasi, dan banyak orangtua yang tidak menginginkan anak-anaknya membiarkan waktu luang terbuang begitu saja tanpa kegiatan yang bermanfaat.

Berangkat dari alasan tersebut, dapat dijadikan peluang usaha yang menjanjikan dengan mendirikan sebuah tempat belajar, bermain , yang dapat menggali kreatifitas dan bermanfaat bagi anak-anak. Usaha ini berkaitan dengan masak-memasak. Mengapa memilih usaha kursus memasak bagi anak-anak? Memasak adalah suatu kegiatan yang menyenangkan. Bagi anak-anak kegiatan ini dapat mengembangkan kreativitas anak, anak-anak bebas berekspresi. dapat melatih psikomotorik halus pada anak-anak, kegiatan memberikan kegembiraan anak-anak karena mereka merasa diberikan kepercayaan untuk mengekspresikan diri.

Bila selama ini anak-anak hanya menjadi subjek sebagai pemakan kue atau masakan lainnya, maka kursus memasak bagi anak-anak Ini dapat ikut serta melibatkan anak-anak untuk membuat atau menghias makanan. Karena memasak tidak sebatas dilakukaan saat remaja mengisi liburan sekolah. Memasak dapat menjadi kegiatan pengisi waktu luang sebagaimana halnya balet dan lukis. mengikuti kursus karena tidak ingin melihat anaknya makan jajanan sembarangan, dan mengajarkan anak untuk lebih menghargai makanan agar tidak dibuang dengan percuma. Alasan lainnya adalah, karena anak-anak suka makan dan jajan, maka mereka juga ingin tahu bagaimana proses pembuatannya. Anak-anak bisa lebih paham dan lebih dekat dengan makanan-makanan kesenangannya.


Deskripsi Usaha :

Untuk mengisi waktu luang atau waktu libur sekolah anak maka mengajak anak-anak mengikuti kursus memasak merupakan alternative yang menarik dan menyenangkan. Kegiatan ini merupakan kegiatan mengajak anak-anak untuk belajar bagaimana harus bersikap jika sedang berada di dalam dapur, bagaimana menggunakan peralatan memasak, mengolah makanan, dan menghias makanan yang telah dimasak anak-anak tersebut.

Dengan biaya kursus Rp. 50.000/anak maka peserta kursus akan mendapatkan fasilitas topi koki, cd, alat dan bahan membuat masakan, celemek, resep, cd tutorial resep, dan trainer. Peserta kegiatan akan diajari bagaimana pembuatan makanan, kue dan minuman. Serta memberi pengertian bahwa menjadi seorang chef (koki) merupakan salah satu profesi yang menyenangkan dan bisa dibanggakan serta banyak prestasi yang diraih dari kegiatan masak-memasak. Para peserta didik, akan mengenakan seragam ala chef dengan topi chef yang berdiri tinggi, celemek, lap yang tentunya bercorak anak-anak yang menambah nuansa menarik dan ceria bagi anak-anak.

Pelajaran kursus diawali dengan memperkenalkan alat-alat yang biasa digunakan dalam memasak serta kegunaannya. Setelah itu berkas-berkas resep dibagikan kepada setiap peserta kursus. Pada sesi ini, peserta akan mendapat banyak paparan dan panduan sekaligus melihat cara memasak, bahkan anak-anak atau peserta kursus bisa langsung membuat makanan sesuai dengan kreatifitas mereka setelah itu mencicipi makanan hasil buatannya sendiri dan menghias masakannya tersebut menurut selera anak-anak. Mereka bisa belajar dan bermain sambil berkreasi. Tentu ini adalah bagian yang sangat menarik.


Strategi Pemasaran :

Strategi yang digunakan dalam mempromosikan kursus memasak bagi anak-anak adalah dengan memasang iklan pada majalah anak-anak, tabloid bernuansa ibu dan keluarga, menyebar brosur, serta dengan mempromosikan dengan social networking (jejaring sosial) facebook dan twitter.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar